ㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤSelamat datang di kantorku! Ayo masuk!
ㅤㅤㅤAh, tidak terlihat seperti kantor, ya? Memang, kubuat suasana senyaman mungkin supaya klien-ku bisa bersantai dengan nyaman. ㅤㅤㅤ
ㅤ
ㅤㅤㅤHahaha, ya.. kau bisa menyebutku demikian, tapi aku tetap manusia.
ㅤㅤㅤNah, ini secangkir teh untukmu karena ini kesempatanmu untuk mewawancaraiku. Silakan duduk! Sofanya empuk bukan? Baru kubeli minggu lalu.
ㅤㅤㅤJadi, apa yang ingin kau ketahui tentangku?ㅤ
ㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤUhm.. ya, aku pemilik situs itu. Aku membantu mereka yang sedang dalam kesulitan, biasanya mereka menghubungi aku paling lambat seminggu sebelum datang.
ㅤㅤㅤAwal berpikir untuk melakukan ini, aku merasa kasihan. Mereka ingin, tapi tidak bisa. Jadi kuputuskan untuk menolong mereka. Mengulurkan tanganku, dan membantu sebisaku.
ㅤㅤㅤDalam satu bulan pertama... sekitar enam orang. Tapi lama kelamaan, semakin bertambah. Bahkan pernah sampai lima belas orang dalam sebulan! Bayangkan itu.
ㅤㅤㅤIya, jadi karena itulah aku membatasi klien-ku dalam sebulan hanya lima orang saja. Ada yang sampai masuk waiting list untuk bulan depan.
ㅤㅤㅤAku mempromosikan lewat internet. Bukan woogle, tentunya. Agak sulit untuk orang awam terutama yang tidak paham internet, tapi sejauh ini peminatnya juga banyak. Jadi bukan masalah.
ㅤㅤㅤTestimoni, sayangnya tidak ada. Hahaha, tapi aku yakin aku memuaskan klien-ku. Apa kau berminat?
ㅤㅤㅤOh, tidak apa. Memang lebih baik tidak, karena aku hanya membantu orang-orang yang memang ingin. Kebanyakan wanita, tapi ada pria juga.
ㅤ
ㅤㅤㅤAku?
ㅤㅤㅤAwalnya aku ingin melakukannya juga, tapi begitu aku menemukan ide ini, rasanya lebih baik begini.
ㅤㅤㅤProsedurnya mudah, kau tinggal mengisi formulir yang ada di situs tersebut. Lalu, aku akan menghubungimu lewat e-mail untuk menanyakan konfirmasi. Selanjutnya, aku akan mengirim pesan mengenai waktu untuk datang. Kau tinggal datang.
ㅤㅤㅤUhm, biasanya aku mengikuti jadwal klien-ku. Aku memberikan mereka kebebasan.
ㅤㅤㅤSaat mereka datang, aku akan membuat mereka bersantai dulu. Menyajikan makanan favorit mereka. Ah iya, aku lupa bilang. Aku juga akan menanyakan mengenai hal-hal kesukaan mereka, lalu aku menyediakannya.
ㅤㅤㅤKebanyakannya.. mereka ingin makanan. Ada yang meminta sushi buatan seorang ibu. Agak sulit, tapi akhirnya aku mendapatkannya juga.
ㅤㅤㅤSelain makanan? Uh.. pernah suatu kali ada yang ingin bermain catur, jadi kutemani dia. Katanya, dia ingin menang sekali saja.
ㅤ ㅤIya, dia menang melawanku. Itu membuatnya senang, tapi tetap tidak mengubah keputusannya.
ㅤㅤㅤLalu kuberi klien-ku opsi, biasanya orang-orang akan memilih opsi B karena itu paling mudah. Tapi aku tidak menyarankannya karena itu menyiksa.
ㅤㅤㅤJadi kusarankan opsi A atau C. Itu kalau dia memang mau sendiri, kalau perlu bantuanku, opsinya berbeda lagi.
ㅤㅤㅤKalau perlu bantuanku, biasanya mereka memilih opsi D. Itu tidak menyulitkanku, jadi aku mengiyakan langsung saja.
ㅤㅤㅤSetelah mereka memilih, mereka membayar dan menanda tangan. Voila, selesai! Aku tinggal melakukan pekerjaanku. Tidak sampai satu jam.
ㅤㅤㅤKamera yang kugunakan juga mahal. Hei, aku mendokumentasikannya sebaik mungkin. Lihat ini, ini, dan ini!
ㅤㅤㅤNah, bagus kan? Tentu, aku pernah mengikuti klub fotografi sewaktu sekolah. Gambarnya, kukirim ke keluarga atau kekasih mereka. Biasanya mereka histeris, ada juga yang senang. Aku tahu itu jahat, tapi begitulah kenyataannya.
ㅤㅤㅤSebagai bukti lain, aku juga menyediakan rekaman, apa yang klien-ku katakan.
ㅤㅤㅤAncaman polisi? Ada. Tapi mereka mau apa? Kan sebelum itu, ada perjanjian yang harus ditandatangani. Jadi aku tidak bersalah.
ㅤㅤㅤKasihan? Bukankah lebih kasihan kalau membiarkan mereka tetap hidup seperti itu? Maksudku, siapa yang mau hidup saat segalanya sudah hancur? Kutekankan lagi, aku membantu mereka.
ㅤㅤㅤUh, kau agamis ya. Maaf, tapi aku biasanya meyakinkan klien-ku bahwa tidak ada yang namanya surga ataupun neraka. Itu dongeng orang zaman dulu supaya orang-orang tidak bertindak bodoh.
ㅤㅤㅤYa, jadi jika ada orang yang masih ragu, kubiarkan dia menonton video bahwa.. tidak ada yang namanya Tuhan. Sains tidak meyakini itu.
ㅤㅤㅤYang masih tidak yakin? Ada. Tapi tetap saja mereka tidak mengubah keputusan untuk melakukannya. Jadi, aku tetap melakukan pekerjaanku.
ㅤㅤㅤBiasanya keluarga meminta untuk dikremasi saja olehku, tentu ada biaya tambahan. Ada juga yang mengusirku, mengatakan itu bukan urusan mereka. Jadi langsung aku kubur di halaman belakang. Dengan layak, tentunya.
ㅤㅤㅤTentu saja, aku juga manusia. Aku masih punya nurani.
ㅤㅤㅤHantu? Aku belum pernah melihatnya.. Kalaupun ada, tentu mereka berterima kasih padaku. Aku yakin begitu.
ㅤㅤㅤEh, kau dari tadi belum meminum teh buatanku! Ayo minum!
ㅤㅤㅤEnak? Iya, itu biasanya untuk klien-ku kalau mereka tidak meminta makanan. Kan sudah kubilang, aku memberikan pelayanan terbaik.
ㅤㅤㅤIni aneh jika orang mengharapkan bisnisku lancar, tapi aku sendiri berharap tidak. Aku juga ingin pekerjaan layak. Dan orang-orang juga hidup sebagaimana mestinya.
ㅤㅤㅤYa, terima kasih! Oh ngomong-ngomong, bayarannya promosikan situsku di majalahmu ya?
ㅤㅤㅤAku tidak tahu kata-kata yang cocok, intinya.. tulis saja, kalau kau mau mengakhiri kesedihanmu, bisa hubungi aku.
ㅤ ㅤ
ㅤㅤㅤ
Halo! Aku penggemarmu. Terima kasih sudah mengunggah tulisan lagi. 😀
BalasHapusXixixixi. Enggak, tapi ini sungguh. Sungguhan. Aku sungguh-sungguh penggemar tulisanmu. Ditunggu tulisan selanjutnya.