HALOOOO!
Jadi gue pernah ikut lomba artikel kebersihan dari gajahlahkebersihan.id, nah alhamdulillah sempat menang sebagai kontributor. Gue ingin membagikan artikel yang gue buat, dan yang gue bicarakan adalah tentang Petugas Kebersihan yang seringkali dianggap remeh pekerjaannya sama kebanyakan.. (ekhem) warga +62 ini.
Selamat membaca! Tapi kalau kurang bagus, maafkan yaa.
Begitulah
komentar-komentar di media sosial mengenai petugas kebersihan. Banyak yang
menganggap mereka memakan gaji buta jika kita membantu mereka membersihkan
sampah. Namun, benarkah demikian?
Tugas utama petugas
kebersihan tentunya memang membersihkan tempat-tempat agar bebas dari sampah
supaya bersih dan nyaman. Di sebuah wawancara mengenai petugas kebersihan yang
saya tonton di NET TV, petugas tidak hanya membersihkan sampah sisa-sisa
masyarakat, tetapi juga sampah yang bukan sisa. Misalnya, daun-daun kering
pepohonan yang berguguran, tentu itu dibersihkan oleh petugas.
Bukan hanya
membersihkan, tetapi juga mereka membersihkan gorong-gorong dan juga mengolah
sampah tersebut. Itulah kenapa tempat
sampah haruslah dibedakan sesuai jenisnya, mengingat para petugas juga harus
membedakan sampah-sampah tersebut. Contohnya, jika sampah plastik bisa dibawa
ke tempat daur ulang sedangkan sampah sisa-sisa makanan bisa diolah menjadi
pupuk.
Lalu, bagaimana
jika kita membantu mereka membuang sampah? Apa benar mereka makan gaji buta?
Diibaratkan begini,
saya seorang pelajar yang sedang mengerjakan tugas. Tugas itu tentulah menjadi
tanggung jawab saya untuk dikerjakan. Namun, kakak saya membantu saya
mengerjakan soal yang tidak saya mengerti. Saya mendapat nilai bagus dengan
bantuan kakak saya, tetapi tentu saja saya juga tetap pantas untuk mendapat
nilai bagus. Kakak saya membantu saya mengerjakan, bukan dia yang mengerjakan
semua soal tersebut.
Petugas kebersihan
memang memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi sampah
yang dikeluarkan oleh diri kita sendiri tetap saja menjadi tanggung jawab diri sendiri.
Dengan membersihkan
sampah yang berada di sekitar kita, bukan berarti petugas kebersihan memakan
gaji buta. Berdasarkan wawancara dari acara Indonesia
Morning Show di NET TV tahun 2014 lalu, petugas kebersihan bahkan sudah
tiga bulan belum mendapatkan gaji. Tetapi mereka tetap melakukan tugas mereka,
belum lagi sampah yang menumpuk di ibukota dalam sehari saja bisa mencapai
berat dalam satuan ton.
Bagaimana
jika petugas kebersihan yang ada di dalam ruangan seperti bioskop atau
kendaraan seperti kereta? Jika kita menjaga kebersihan, lalu apa tugas mereka?
Tugas petugas kebersihan di dalam ruangan juga sama,
menjaga kebersihan. Akan tetapi, mereka tidak hanya membersihkan sampah saja.
Mereka juga harus memastikan ruangan bersih dan nyaman. Contohnya saja jika ada
debu atau noda, petugas yang membersihkannya. Hal yang berbeda jika mereka
hanya membuang bungkus makanan yang ada di kursi, belum tentu tidak ada debu.
Contohnya lagi, jika kita tidak sengaja menumpahkan
minuman di kereta, petugas kebersihan akan bekerja untuk mengepel lantai.
Sampah minuman tetap saja kita sendiri yang membuangnya ke tempat sampah,
itulah kenapa disediakan tempat sampah. Sampah-sampah itupun tidak akan hanya
dibiarkan terus menerus di sana, tetapi juga dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir
(TPA).
Kebersihan adalah tanggung jawab bersama, petugas
kebersihan membantu kita agar lingkungan yang kita tempati tetap nyaman. Bukan
berarti jika kita menjaga kebersihan, mereka jadi tidak punya pekerjaan, karena
seperti yang saya sebutkan di atas, tugas mereka tidak hanya membuang sampah.


















