Kamis, 03 Oktober 2019

PETUGAS KEBERSIHAN MAKAN GAJI BUTA?



HALOOOO! 

Jadi gue pernah ikut lomba artikel kebersihan dari gajahlahkebersihan.id, nah alhamdulillah sempat menang sebagai kontributor. Gue ingin membagikan artikel yang gue buat, dan yang gue bicarakan adalah tentang Petugas Kebersihan yang seringkali dianggap remeh pekerjaannya sama kebanyakan.. (ekhem) warga +62 ini. 

Selamat membaca! Tapi kalau kurang bagus, maafkan yaa. 






Begitulah komentar-komentar di media sosial mengenai petugas kebersihan. Banyak yang menganggap mereka memakan gaji buta jika kita membantu mereka membersihkan sampah. Namun, benarkah demikian?

Tugas utama petugas kebersihan tentunya memang membersihkan tempat-tempat agar bebas dari sampah supaya bersih dan nyaman. Di sebuah wawancara mengenai petugas kebersihan yang saya tonton di NET TV, petugas tidak hanya membersihkan sampah sisa-sisa masyarakat, tetapi juga sampah yang bukan sisa. Misalnya, daun-daun kering pepohonan yang berguguran, tentu itu dibersihkan oleh petugas.

Bukan hanya membersihkan, tetapi juga mereka membersihkan gorong-gorong dan juga mengolah sampah tersebut.  Itulah kenapa tempat sampah haruslah dibedakan sesuai jenisnya, mengingat para petugas juga harus membedakan sampah-sampah tersebut. Contohnya, jika sampah plastik bisa dibawa ke tempat daur ulang sedangkan sampah sisa-sisa makanan bisa diolah menjadi pupuk.

Lalu, bagaimana jika kita membantu mereka membuang sampah? Apa benar mereka makan gaji buta?

Diibaratkan begini, saya seorang pelajar yang sedang mengerjakan tugas. Tugas itu tentulah menjadi tanggung jawab saya untuk dikerjakan. Namun, kakak saya membantu saya mengerjakan soal yang tidak saya mengerti. Saya mendapat nilai bagus dengan bantuan kakak saya, tetapi tentu saja saya juga tetap pantas untuk mendapat nilai bagus. Kakak saya membantu saya mengerjakan, bukan dia yang mengerjakan semua soal tersebut.
Petugas kebersihan memang memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi sampah yang dikeluarkan oleh diri kita sendiri tetap saja menjadi tanggung jawab diri sendiri.




Dengan membersihkan sampah yang berada di sekitar kita, bukan berarti petugas kebersihan memakan gaji buta. Berdasarkan wawancara dari acara Indonesia Morning Show di NET TV tahun 2014 lalu, petugas kebersihan bahkan sudah tiga bulan belum mendapatkan gaji. Tetapi mereka tetap melakukan tugas mereka, belum lagi sampah yang menumpuk di ibukota dalam sehari saja bisa mencapai berat dalam satuan ton. 





Bagaimana jika petugas kebersihan yang ada di dalam ruangan seperti bioskop atau kendaraan seperti kereta? Jika kita menjaga kebersihan, lalu apa tugas mereka?






Tugas petugas kebersihan di dalam ruangan juga sama, menjaga kebersihan. Akan tetapi, mereka tidak hanya membersihkan sampah saja. Mereka juga harus memastikan ruangan bersih dan nyaman. Contohnya saja jika ada debu atau noda, petugas yang membersihkannya. Hal yang berbeda jika mereka hanya membuang bungkus makanan yang ada di kursi, belum tentu tidak ada debu.
Contohnya lagi, jika kita tidak sengaja menumpahkan minuman di kereta, petugas kebersihan akan bekerja untuk mengepel lantai. Sampah minuman tetap saja kita sendiri yang membuangnya ke tempat sampah, itulah kenapa disediakan tempat sampah. Sampah-sampah itupun tidak akan hanya dibiarkan terus menerus di sana, tetapi juga dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kebersihan adalah tanggung jawab bersama, petugas kebersihan membantu kita agar lingkungan yang kita tempati tetap nyaman. Bukan berarti jika kita menjaga kebersihan, mereka jadi tidak punya pekerjaan, karena seperti yang saya sebutkan di atas, tugas mereka tidak hanya membuang sampah.

TRIGGER WARNING: Welcome to my office!

  ㅤㅤㅤ ㅤㅤㅤSelamat datang di kantorku! Ayo masuk! ㅤㅤㅤAh, tidak terlihat seperti kantor, ya? Memang, kubuat suasana senyaman mungkin supaya kli...